Panduan Lengkap Pengiriman untuk Penjual

Pengiriman merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, setiap penjual perlu memahami cara kerja pengiriman melalui Biteship, terutama terkait sistem pick-up dan drop-off yang digunakan oleh berbagai ekspedisi.

Masih banyak penjual yang mengalami keterlambatan pengiriman karena kurang memahami ketentuan masing-masing ekspedisi. Akibatnya, pesanan terlambat diproses, status pengiriman tidak bergerak, hingga berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan.

Melalui artikel ini, kami akan menjelaskan secara lengkap ketentuan pengiriman menggunakan Biteship, jenis layanan yang tersedia, ekspedisi yang mendukung drop-off, serta tips agar pesanan dapat dikirim tepat waktu.


Mengenal Sistem Pengiriman di Biteship

Biteship bekerja sama dengan berbagai ekspedisi untuk mempermudah proses pengiriman pesanan. Secara umum terdapat dua metode penyerahan paket kepada kurir:

1. Pick-Up (Penjemputan Paket)

Pick-up adalah metode di mana kurir datang langsung ke lokasi penjual untuk mengambil paket yang akan dikirim.

Metode ini sangat praktis karena penjual tidak perlu datang ke kantor atau gerai ekspedisi.

2. Drop-Off (Antar Paket ke Gerai Ekspedisi)

Drop-off adalah metode di mana penjual membawa sendiri paket ke kantor, agen, atau gerai ekspedisi yang sesuai dengan kurir yang dipilih.

Metode ini biasanya menjadi pilihan bagi penjual yang ingin paket segera diproses tanpa harus menunggu kedatangan kurir. (Biteship Help Center)


Penting: Pesanan dengan Mode Pick-Up Wajib Menunggu Kurir

Hal yang paling sering menyebabkan kendala pengiriman adalah kesalahan dalam memahami metode pick-up.

Jika pesanan dibuat menggunakan layanan yang berstatus pick-up, maka:

✅ Paket harus menunggu dijemput oleh kurir.

✅ Penjual wajib memastikan paket sudah siap saat kurir datang.

❌ Paket tidak boleh di-drop-off ke gerai ekspedisi.

❌ Penjual tidak dapat mengganti metode menjadi drop-off setelah pesanan dibuat.

Karena itu, sebelum memilih ekspedisi, pastikan Anda memahami apakah layanan tersebut mendukung drop-off atau hanya dapat dilakukan melalui pick-up. (Biteship Help Center)


Daftar Ekspedisi yang Mendukung Drop-Off

Berikut adalah ekspedisi yang mendukung kedua metode, yaitu pick-up dan drop-off:

  • SiCepat Ekspres

  • AnterAja

  • J&T Express

  • Lion Parcel

  • SAP Express

  • ID Express

  • TIKI

  • Pos Indonesia

Untuk ekspedisi di atas, penjual dapat memilih untuk menunggu kurir menjemput paket atau mengantarkan paket langsung ke gerai ekspedisi yang sesuai. (Biteship Help Center)


Daftar Ekspedisi yang Tidak Mendukung Drop-Off

Beberapa ekspedisi hanya dapat menggunakan metode pick-up dan tidak menerima paket yang diantar langsung oleh penjual.

Ekspedisi yang tidak mendukung drop-off antara lain:

  • Deliveree

  • GoSend

  • GrabExpress

  • JNE

  • Lalamove

  • Ninja Xpress

  • Paxel

  • RPX

  • Sentral Cargo

  • Wahana

Untuk ekspedisi di atas, penjual wajib menunggu kurir melakukan penjemputan paket sesuai jadwal operasional yang berlaku. (Biteship Help Center)


Mengapa Pesanan Bisa Terlambat Dikirim?

Salah satu penyebab keterlambatan yang paling sering terjadi adalah karena penjual memilih ekspedisi yang hanya mendukung pick-up.

Ketika kurir belum datang menjemput paket, status pengiriman tidak dapat bergerak ke tahap berikutnya.

Berbeda dengan ekspedisi yang mendukung drop-off, penjual dapat langsung membawa paket ke gerai sehingga proses pengiriman bisa dimulai lebih cepat.

Karena itu, pemilihan ekspedisi sangat berpengaruh terhadap kecepatan pemrosesan pesanan.


Tips Agar Pengiriman Lebih Tepat Waktu

Apabila kecepatan pengiriman menjadi prioritas utama dalam operasional toko Anda, berikut beberapa rekomendasi yang dapat diterapkan:

1. Aktifkan Ekspedisi yang Mendukung Drop-Off

Dengan adanya opsi drop-off, Anda memiliki alternatif jika kurir belum datang melakukan penjemputan.

Paket dapat langsung diantar ke gerai ekspedisi sehingga proses pengiriman tidak perlu menunggu pick-up.

2. Nonaktifkan Ekspedisi yang Tidak Mendukung Drop-Off

Jika target toko Anda adalah pengiriman cepat dan tepat waktu, sebaiknya pertimbangkan untuk menonaktifkan ekspedisi yang hanya mendukung pick-up.

Dengan begitu, risiko keterlambatan akibat menunggu kurir dapat diminimalkan.

3. Siapkan Paket Sesegera Mungkin

Setelah pesanan masuk, segera lakukan packing dan cetak label pengiriman agar paket siap diserahkan kepada kurir atau dibawa ke gerai ekspedisi.

4. Perhatikan Jam Operasional Ekspedisi

Jika menggunakan metode drop-off, pastikan Anda mengetahui jam operasional agen atau gerai ekspedisi agar paket dapat diproses pada hari yang sama.

5. Pantau Status Pengiriman Secara Berkala

Setelah pesanan dibuat, pantau status pengiriman melalui dashboard untuk memastikan tidak ada kendala dalam proses pickup maupun pengiriman.


Apakah Drop-Off Dikenakan Biaya Tambahan?

Tidak.

Biteship tidak mengenakan biaya tambahan untuk metode drop-off. Penjual cukup membawa paket ke gerai ekspedisi yang sesuai dengan kurir yang dipilih dan menyerahkan paket beserta label pengiriman yang telah dicetak. (Biteship Help Center)


Kesimpulan

Memahami ketentuan pengiriman Biteship sangat penting agar proses pengiriman berjalan lancar dan tepat waktu. Perlu diingat bahwa pesanan dengan metode pick-up wajib menunggu kurir melakukan penjemputan dan tidak dapat di-drop-off ke gerai ekspedisi.

Beberapa ekspedisi seperti SiCepat, AnterAja, J&T, Lion Parcel, SAP, ID Express, TIKI, dan Pos Indonesia mendukung drop-off, sedangkan JNE, Ninja Xpress, GoSend, GrabExpress, Paxel, Wahana, RPX, Deliveree, Sentral Cargo, dan Lalamove hanya mendukung pick-up.

Untuk meminimalkan keterlambatan pengiriman, kami merekomendasikan penjual mengaktifkan ekspedisi yang mendukung drop-off dan mempertimbangkan untuk menonaktifkan ekspedisi yang tidak mendukung drop-off apabila pengiriman tepat waktu menjadi prioritas utama toko.

Sumber ketentuan ekspedisi Biteship: (Biteship Help Center)